Jumat, 27 Desember 2013

Oreo Cheese Cake


Sebenernya ini percobaan pertamaku, belum pernah kubikin cheese cake sebelumnya. Hasilnya pun belum memuaskan, belum seenak cheese cake-nya Bread Talk (kalo aku bisa bikin yang seenak itu, aku jualan aja kaliii... hihi..) dan bentuknya pun masih jauh dari kata rapi, atau cantik apalagi.  Tapi berhubung suka pamer di Instagram, dan sudah kupamerin pula hasil percobaan pertamaku itu di Instagaram, dan banyak yang minta resepnya (yang kalau ditulis di komennya Instagram kepanjangan) ini dia resep cheese cake yang begitu kubaca langsung pengin kucoba karena terlihat gampang.

Resepnya dikasih dari Dian, tetangga sebelahku, ngeprint dari Facebooknya mamataro.com katanya.
Karena kupakai whip cream bubuk (yang rasanya sudah manis) aku gak pakai gula lagi.
Pakai ring plastik mika? Tentu saja tidak hihi... ngebayanginnya aja ribet (dasar pemalas yaa..).
Hasilnya? Enaak... (walo teteup.... kalah kalau dibandingin sama Bread Talk atau Cheezy hihi....) dan ternyata gak sebanyak yang kubayangkan. Jadi, kueku pun tipis, kurang tinggi, karena loyang yang kupakai kegedean. Ya bayangin aja itu cream cheese satu cup ditambah whip cream sepertiga dus ( kan satu dus isi 200 gr ditambah air 400 ml) jadinya ya kira-kira segitu deh..

Kurang berasa kejunya, kurang 'tajem' menurutku. Mungkin campuran whip creamnya perlu dikurangi. Dan teksturnya agak kenyal, kurang 'kres kres' gitu, next time bubuk gelatin aku skip saja. Padahal cuma kupakai sedikit loh, gak sampai 3 sdm seperti di resep.
Dan bau gelatin itu alamaaak... aku gak suka.

Pakai loyang bongkar pasang ya kalau gak mau bikin ring plastik mika. Kalau gak punya loyang bongkar pasang (kaya aku nih) ya pakai loyang biasa yang dialasi kertas roti saja.

Eh ya, kalau gak mau pakai Oreo (sayang Oreonya, gak usah diapa-apain Oreo udah enak, kata anaknya Mbak Ika hehe...) bisa pakai biskuit marie utk alasnya, dan selai strawberry atau blueberry untuk toppingnya. Aku belum nyoba juga sih... tapi kayanya enak juga :))


 Bahan Alas:
o 150 gr biskuit Oreo, haluskan
o 75 gr mentega tawar, lelehkan -> gak punya, jd kupakai blue band
Bahan Cheesecake:
o 250 gr cream cheese
o 50 gr gula tepung -> aku skip krn whip creamnya sudah manis
o 1/8 sendok teh esens vanili
o 1 sendok teh air jeruk lemon
o 1/2 sendok teh parutan kulit jeruk lemon -> aku pakai sedikiit
o 100 gr white cooking chocolate, lelehkan
o 3 sendok makan gelatin, larutkan dengan 3 sendok makan air panas -> next time aku skip saja
o 200 gr krim kental, kocok setengah mengembang, dinginkan
o 4 keping biskuit Oreo tanpa krim

Cara Membuat:
1. Alas: Campur Oreo dan mentega tawar leleh. Aduk sampai menggumpal.
2. Buat ring bulat dengan plastik mika tinggi 5 cm dan diameter 5 cm. -> aku skip
3. Pipihkan alas di dasar loyang yang dilapis ring. Dinginkan 30 menit dalam lemari es.
4. Cheesecake: Kocok cream cheese asal lembut. Masukkan gula tepung, esens vanili, air jeruk lemon, dan kulit jeruk lemon. Kocok rata.
5. Tambahkan white cooking chocolate leleh dan gelatin. Kocok kembali.
6. Masukkan sedikit-sedikit ke dalam kocokan krim kental sambil diaduk perlahan.
7. Tuang setengah bagian cheesecake di atas alas, beri kepingan Oreo di atasnya, tuang sisa cheseecake, bekukan.

Gampang kan? Selamat mencoba.

Jumat, 06 Desember 2013

Jindra's Birthday Pudding


Hai hai.... udah lama banget rasanya gak posting apa pun di sini..
Ya biasa laah... lagi sok sibuk ini itu.

Mau nulis cerita atau opini, lagi gak ada ide.. eh banyak sih ide, tapi lagi gak bisa nulis panjang-panjang. Sebenernya mau posting resep, sudah banyak resep yang sudah dicoba, dan harus didokumentasikan biar kalau mau masak lagi gak nyari-nyari resepnya di mana (atau bbm temen minta dikirim ulang resep kemarin karena resep sebelumnya ilang *lirikSondang), tapi masih belum sempet juga nyari link, print-an resep dari Google, guntingan majalah, dan foto masakan yang sudah dicobanya.

Jadi, mo pamer foto aja ah.. Tadinya gak akan dipamerin, abis fotonya gak ada yang bagus, motretnya cuma pake hape, tapi mau dibuang sayang.. ya sudah dipamerin aja ah, siapa tau ada yang terinspirasi hehe...

Jadi ceritanya untuk ulang tahun Jindra yang pertama kemarin itu aku gak pesen kue ulang tahun ke The Harvest, Kartika Sari, toko kue deket rumah, atau Teteh Iting yang jago banget bikin kue itu, tapi bikin sendiri dooong... Wah, birthday cake? Tentu saja bukaan... hahaha... belum bisa kakaak...

Aku bikin puding saja yang gampang dan anti gagal.

Dan masih Puding Oreo dong ah yang jadi andalan. Dilapis puding coklat di bagian atas, dan puding strawberry di bagian bawah. Di sekelilingnya kupakai lapis surabaya agar pudingnya bergaris-garis cantik. Pakai lapis legit kayanya lebih cantik yaa... tapi si lapis surabaya sudah berhari-hari di kulkas, sayang kalau gak dimanfaatkan.


Aku bikin 2 loyang puding. Satu loyang untuk di rumah, satu loyang untuk dibawa ke daycare.
Untuk 2 loyang itu aku pakai 3 bungkus agar-agar ( 1 bks agar-agar plain, 1 bks agar rasa cokelat, 1 bks agar rasa strawberry), dan sekotak kue lapis surabaya ukuran (kira-kira) 7 x 20 cm. 


Pertama bikin puding coklatnya dulu. Ikuti resepnya di kemasan Agar Rasa, tapi airnya kuganti susu. Setelah puding coklat mengeras, baru kubikinlah itu 'tulisan'. Tadinya mau kutulis 'Jindra' pakai cetakan kue kering yang berbentuk huruf-huruf gitu, tapi pas nanya ke Kijang Mas harga satu set cetakan huruf-huruf itu 300 ribu. Huaa... mahal. Ya sudah kubikin inisial saja, huruf 'J' pakai sedotan juice yang bolongannya gede-gede itu. Tadinya mau kuhias pakai bentuk-bentuk bintang, love, dll menggunakan cetakan kue kering yang kupunya, eh pas mau dipakai si cetakan ngumpet entah di mana. Yang ketemu cuma cetakan bentuk ayam, hihi... yo wislah gak papa.



Di atas puding coklat, taruh irisan lapis surabaya berdiri sekeliling loyang. Rapatkan.
Berikutnya bikin puding busa oreo, tuang ke atas puding cokelat yang sudah dibolong-bolongi dan di'pagari' lapis surabaya tadi. Tunggu agak dingin, baru tuangkan puding strawberi di atasnya.
Setelah benar-benar dingin, balikkan puding, dan tadaa..... jadilah puding ulang tahun bikinan sendiri.

Gampang kaaan? Dan yang penting puas deh kalau bikin sendiri.  

Eh iya, foto si anak ultah bersama kuenya malah gak ada... hehe..
Di rumah ketika kue dipotong Jindra masih tidur. Mau dipotong nunggu dia bangun, udah ada yang gak sabar nyolek-nyolek melulu :))
Ada sih foto Jindra dan kue ultahnya di daycare, tapi fotonya masih ada di hape ibu tutor, belum kuminta copynya. Ya sudah gak papa kan ya, kan sudah banyak foto Jindra  di postingan sebelumnya. ;)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...