Senin, 20 Mei 2013

Chiffon Cake Ketan Hitam

Memenuhi janji kepada suamiku, Sabtu kemarin aku bikin cake ketan hitam 'yang seperti beli di toko' setelah sebelumnya bikin Bolu Ketan Hitam Kukus diprotes karena kurang berasa ketan hitamnya dan teksturnya terlalu padat. Yang biasa kubeli memang chiffon cake yang bertekstur ringan, lembut, dan terasa kres kres ketan hitamnya.

Aku nyoba resepnya Mbak Ruri setelah sebelumnya baca-baca tentang chiffon cake. Hmm... ternyata bikin chiffon cake itu gampang-gampang susah kayanya. Kegagalan chiffon cake biasanya adalah kempesnya kue setelah dikeluarkan dari oven. Ah, jadi inget kegagalan Cake Puding Karamelku... Dan ternyata trik agar kue tidak kempes setelah dikeluarkan dari oven adalah kue langsung dibalik (dijungkirkan) di botol sampai dingin dan nanti terlepas sendiri dari loyang atau dilepas dengan pisau tipis yang diselipkan di antara kue dan loyang diputar sekeliling loyang. Atau pakai loyang khusus chiffon yang ada kakinya.

Hal lain yang harus diperhatikan ketika membuat chiffon cake adalah loyang tidak boleh diolesi mentega. Biarkan saja kering. Loyang yang diolesi mentega konon akan licin dan membuat kue jadi susah 'memanjat' naik. 

Okey deh, setelah belajar singkat, kucoba resep Chiffon Ketan Item dari Kueh Ruri. Kupisahkan dulu telur putih dan kuningnya. Ups... kuningnya tercampur sedikit di bagian putih. Ah gak papa, pikirku. Kukocok putih telur dan gula dengan kecepatan tinggi. Kok gak kaku ya? Biasanya kan putih telur kalau dikocok akan kaku. Tapi ah biarlah, toh di resepnya gak ditulis sampai kaku. Kucampurkan adonan ketan, aduk sebentar pake spatula, trus kupanggang. Dan hasilnyaa.... gak seperti chiffon cake! Huaa... malah mirip brownies Primarasa :). Kering di luar dan lembut di dalam. Enak sih... dan langsung ludes. Tapii... gak sesuai rencana. Penasaraaaan.... Akhirnya kucoba lagi bikin si chiffon ini (dari pada gak bisa tidur mikirin Chiffon Cake hihi...).

Pada percobaan kedua ini aku lebih berhati-hati. Gak ada kuning telur yang tercampur di putihnya. Dikocok sampai kaku, dan adonan ketan hitamnya dicampur sampai benar-benar rata. Aku pakai mikser kecepatan rendah, gak pake spatula. Dan alhamdulillah hasilnya sesuai harapan. Kue mengembang rata, gak kempes, dan teksturnya 'seperti yang dibeli di toko'. Yeay!

Chiffon Cake Ketan Hitam ini lebih enak dinikmati dingin. Simpan di kulkas, dan rasa kres kres ketannya lebih mantap. Tapiiii.. aku kok tetep lebih suka cake ketan hitam yang ala brownies, hahaha.....

Eits, hampir lupa. Ini dia resepnya:

Bahan: 

200 ml putih telur ~> aku pakai 5 butir
150 gr gula pasir
1/2 sdt garam
5 butir kuning telur
100 ml santan kental
75 ml minyak sayur
150 gr tepung ketan hitam

Cara Membuat:
  1. Masukkan tepung ketan hitam kedalam wadah, tuang kuning telur, minyak sayur dan santan. Aduk  sampai menjadi adonan yang kental, pastikan tepungnya larut semua.Sisihkan.
  2. Campur putih telur, gula pasir dan garam. Kocok dengan kecepatan tinggi sampai kaku.
  3. Campur adonan putih telur ke dalam adonan tepung, aduk pakai spatula sampai tercampur rata.
  4. Tuang ke loyang chiffon yang tidak dioles sama sekali, bagian dasarnya boleh dialasi kertas roti.
  5. Panggang dalam oven suhu 180° C selama ± 50 menit.
  6. Setelah matang, keluarkan dari oven, langsung balikkan loyang sampai dingin, baru keluarkan chiffonnya.

1 komentar:

  1. bun mo tanya....kalo santan nya di ganti susu kental manis bisa ga ya...??? terus itu ga di kasih tepung terigu ya...??? makasih bun pengen nyoba....tapi aku punyanya oven tangkring...kira2 pake api sedang apa kecil ya...kalo suhu 180 drajat itu pake api sedang apa kecil ya bun...???

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...