Kamis, 25 April 2013

Pindang Ikan Patin

Punya ikan patin niiih... Enaknya dibikin pindang aja ya. Pindang Ikan Patin khas Palembang.
Aku pernah nyoba ikan patin ini digoreng, ternyata kurang cocok. Dagingnya yang agak berlemak tidak bisa kering kalau digoreng, sehingga rasanya agak amis. Kalau dipindang dengan kuah bening ini rasanya asam pedas segar, dengan tomat, taburan cabe rawit utuh dan kemangi yang memberikan sensasi tersendiri. Apalagi dimakan anget-anget pas hujan-hujan.... mmmm....



 Bahan / Bumbu :
600 gram ikan patin
1 sdm asam jawa / 1 buah jeruk nipis
1/2 sendok teh garam
6 butir bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
4 buah cabe merah, iris 1 cm
10 cabe rawit utuh (optional)
2 cm jahe, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
2 batang serai, memarkan
2 cm kunyit, bakar, dimemarkan
2 buah tomat hijau, potong-potong
2 buah tomat merah, potong-potong
1 1/2 sendok teh garam
1 sendok teh gula
1 ikat daun kemangi
1 batang bawang daun, iris serong
1 sendok makan minyak untuk menumis
Cara membuat:
  1.  Cuci bersih ikan patin, lumuri dengan asam jawa / air jeruk nipis, dan garam. Biarkan 15 menit.
  2.  Panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, kunyit, dan serai sampai harum dan layu.
  3.  Tambahkan air. Setelah mendidih masukkan ikan dan tomat. Tambahkan garam dan gula.
  4. Masak dengan api kecil hingga ikan matang dan bumbu meresap. Taburi daun kemangi dan dun bawang. Angkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...